Suatu hari yang cerah di sebuah konter hape. Berderet berbagai macam hape terpajang di etalase kaca mengkilap.

Mbah Telepon : "Hohoho. Ada apa ini ribut-ribut? Kenapa kalian berantem?"

Ponsel Java : "Liat tuh Mbah, si OS! Nyebelin banget mukanya!"

Ponsel OS : "Lah? Lu tuh di sini yang paling katrok, kamseupay, gak level, jadul, dekil lagi! Dih! Jangan dekat dekat!"

Ponsel Java : "Tuh kan Mbah, Liat siapa yang mulai? Emang OS ini nyebelin banget!"

Mbah Telepon : "Ckck. Udah, udah, berhenti berantemnya! Sekarang, coba ingat-ingat lagi sewaktu kalian diciptakan ke dunia. Java, kamu tuh baik hati dan paling tua. Kamu sahabat lama manusia. OS juga sahabat manusia, apalagi kamu pintar dan gesit. Akan tetapi hati-hati, wajahmu tipis dan rawan insiden. Seharusnya kamu lebih menghormati kakakmu. Kamu Java, tak perlu diambil hati. Belajarlah lebih dewasa. Kalian berdua memiliki ciri khas masing-masing. Sekarang berbaiklah kalian. Mbah akan senang kalau kalian akur."

Ponsel : "Nggeh mbah. Kami berjanji."

Mbah Telepon : "Nah gitu. Mbah mau tidur dulu."

Sejak hari itu mereka pun akur dan tidak pernah berantem lagi.